jam

Kamis, 23 Mei 2013

budidaya kacang panjang


I.       PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Kacang panjang (Vigna sinensis sp) merupakan tanaman semusim. Tanaman ini berbentuk perdu yang tumbuhnya menjalar atau merambat dan perlu diberi turus. Daunnya berupa daun majemuk terdiri dari 3 helai. Batangnya liat dan sedikit berbulu. Buahnya berbentuk panjang dan ramping (Rahayu, Estu, 2007).
Pembudidayaan kacang panjang cukup mudah. Tanaman ini hidup baik di daratan rendah maupun dataran tinggi. Penanamannya pun dapat dilakukan sepanjang tahun, baik di musim hujan maupun musim kemarau. Sayur ini banyak mengandung virtamin A, B, dan C terutama pada polong muda. Pada bijinya mengandung lemak protein dan karbohidrat. Komoditi ini merupakan sumber protein nabati yang cukup potensial (Haryanto, Eko, 2007).
Kacang panjang biasanya ditanam disawah sebagai tanaman pengganti setelah menanam padi atau di pematang sawah, jarang diusahakan secara khusus tanaman ini akan tumbuh subur bila ditanam di tanah. Walaupun demikian komoditi ini cukup berpeluang untuk diusahakan secara komersial karena memiliki banyak kelebihan. Untuk menanamnya tidak dibutuhkan lahan yang luas, pemeliharaannya mudah, resiko kegagalan kecil, dan keuntungan yang diperoleh cukup lumayan. Kacang panjang termasuk tanaman berumur pendek, satu musim tanaman sekitar 3-3,5 bulan. Pemanenan sudah dapat dilakukan ketika tanaman berumur 45 hari. Pemanenan buahnya tidak sekaligus, tetapi dilakukan secara bertahap.dari lahan seluas satu ha dapat dihasilkan 4 – 9 ton polong muda. Bahkan produksinya dapat lebih tinggi lagi (Kuriadi, Ahmad, 2000).
Salah satu hal yang menarik dari usaha tani kacang panjang adalah permintaan pasarnya yang cukup tinggi. Pasar mampu menyerapnya, sekalipun produksi meningkat pada saat panen. Dipandang dari sudut ekonomi komoditi ini masih mempunyai kekuatan pasar yang cukup besar. Selain terbuka peluang untuk pasar lokal/dalam negeri, masih terbuka peluang ekspor. Kacang panjang dapat diolah berbagai macam masakan, misalnya lodeh dan gado-gado. Selain itu juga dapat dimakan mentah sebagai lalapan. Rasanya yang enak, renyah dan gurih menyebabkan sayuran ini banyak disukai oleh konsumen di desa atau kota dan harganya pun terjangkau. Dengan demikian, kacang panjang mempunyai prospek yang cukup baik untuk diusahakan.

B.     Tujuan
1.      Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi usaha tani kacang panjang.
2.      Mengetahui analisa usaha dan mengetahui layak atau tidaknya usaha tani kacang panjang.
3.      Untuk mengetahui seluk beluk usaha tani kacang panjang.


C.     Manfaaat
1.      Memahami cara praktek penanaman kacang panjang secara langsung.
  1. Dapat mengetahui dan menyelesaikan masalah – masalah yang timbul pada penanaman kacang panjang.
  2. Bisa mendapatkan informasi dan saran yang baik  serta membangun diri untuk bisa mengembangkan dalam penanaman kacang panjang.
  3. Mengalami kehidupan seperti seorang wirausahatani dalam berusaha di bidang hortikultura.















II. PELAKSANAAN
A.     Waktu dan Tempat
 Kegiatan Praktek Kerja Agribisnis (PKA) “Usaha tani Kacang Panjang” dilaksanakan pada bulan 28 Januari 2013 – 30 april 2013, berlokasi di Guntung Lua SPP, Banjarbaru Kalimantan Selatan.

B.     Kegiatan
1.      Pemilihan Benih
Benih kacang panjang yang digunakan adalah benih kacang panjang “Pontianak” yang daya kecambahnya 90%.
2.      Persiapan Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan usaha tani kacang panjang yaitu :
a.       Alat :
1. Cangkul
2. Gembor
3. Sprayer
4. Bambu
5. Mulsa

b.      Bahan :
1.      Benih Kacang Panjang
2.      Tanah yang subur
3.      Pupuk kandang sapi
4.      Urea
5.      KCL
6.      Air
3.      Persiapan Lahan
Dalam persiapan lahan, dilakukan kegiatan pengolahan tanah meliputi:
a.      Penggemburan
Penggemburan tanah dilakukan dengan cara membalik dan menghancurkan bongkahan tanah menjadi butir-butir yang lebih kecil. Tanah yang gembur memudahkan akar bergerak dengan bebas menghisap zat-zat makanan didalamnya.
b.      Pembuatan bedengan
Tanah dibentuk menjadi bedengan yang lebarnya 1 m dengan panjang 15 m. Diantara bedengan dibuat saluran drainase dengan lebar 30 cm. Pembuatan bedengan berfungsi memudahkan pembuangan air hujan, mempermudah pemeliharaan dan menghindari pemadatan tanah antar tanaman karena terinjak-injak.
c.       Pengapuran
Pengapuran hanya dilakukan jika tanah bereaksi terlalu asam atau pH tanah rendah pada daerah lahan, untuk kacang panjang pH tanah sekitar 5,5-6,5.



d.      Pemupukan dasar
Pemupukan dasar dilakukan sebelum penanaman dengan pupuk organik, yaitu pupuk kandang. Fungsi pemberian pupuk kandang, antara lain:
·     Menyuburkan tanah dan menambah unsur hara tanaman
·     Memperbaiki struktur, daya mengikat air, dan porositas tanah
·     Menambah kandungan bahan organik
·     Memperbaiki kehidupan mikroorganisme tanah
·     Melindungi tanah dari kerusakan akibat erosi
e.      Pemasangan Mulsa
Pemasangan mulsa dilakukan setelah bedengan siap dan dilakukan pada sore hari .
4.      Penanaman
Dalam penanaman meliputi:
a.   Waktu Tanam
Penanaman kacang panjang sebaiknya dilakukan pada awal dan akhir musim hujan.
b.   Cara Penanaman
Kacang panjang biasanya ditanam secara monokultur. Penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam menggunakan tongkat atau tugal. Kedalaman lubang tanam sekitar 4-5 cm. Jarak antar lubang tanam sekitar 25-30 cm dan antar barisan 60-75 cm sehingga dalam satu bedengan terdapat dua baris tanaman. Setiap lubang tanam dimasukkan 2 butir benih dan ditutup dengan tanah kembali. Benih kacang panjang akan berkecambah 5 hari setelah penanaman.
5.      Pemeliharaan
Kegiatan pemeliharaan tanaman meliputi:
a.      Penyulaman
Penyulaman dilakukan untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau mati pada 58 lubang dari 110 lubang dalam 2 bedeng  tanaman dan mengganti tanaman yang tumbuhnya kurang baik.
b.      Penyiraman
Kegiatan yang dilakukan dalam pemeliharaan tanaman setiap hari 2 kali sehari (pagi dan sore). Tanaman disiram secara merata menggunakan alat seperti gembor dan selang air.
c.       Penyiangan
Penyiangan dilakukan pada waktu tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam, tergantung pertumbuhan rumput di kebun. Penyiangan dengan cara mencabut rumput liar/membersihkan dengan alat kored.
d.      Pemupukan
·        Pada umur 20-25 HST, lakukan pemupukan susulan I. Campurkan urea 100 gr dengan 5 Liter air.
·        Pada umur 35-40 HST, lakukan pemupukan susulan II. Campurkan urea 100 gr dengan 5 Liter air.
·        Pada umur 40-45 HST, lakukan pemupukan susulan III. Campurkan urea 100 gr dan KCL 100 gr dengan 5 Liter air.
·        Pada umur 50-55 HST, lakukan pemupukan susulan IV. Campurkan urea 100 gr dengan 5 Liter air.

e.      Pemasangan Turus
Pemasangan turus dilakukan pada setiap tanaman setelah berumur 2 minggu atau mencapai tinggi sekitar 25 cm dengan menggunakan batang kayu/belahan bambu yang panjangnya ± 150 cm. Bertujuan menghindari pertumbuhan kacang panjang yang merambat/menjalar di permukaan tanah.
f.        Pemangkasan
Kacang panjang yang terlalu rimbun perlu dilakukan pemangkasan daun maupun ujung batang. Tanaman yang terlalu rimbun dapat menghambat pertumbuhan bunga.
g.      Pengendalian Hama dan Penyakit
Adapun hama pada tanaman kacang panjang, antara lain:
1.   Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala: terdapat bintik-bintik putih sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak.
Pengendalian: dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang-kacangan dan penyemprotan.

2.   Kutu daun (Aphis cracivora Koch)
Gejala: pertumbuhan terlambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen. Kutu bergerombol di pucuk tanaman dan berperan sebagai vektor virus.
Pengendalian: dengan rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili kacang-kacangan dan penyemprotan.


3.   Ulat grayak (Spodoptera litura F.)
Gejala: daun berlubang dengan ukuran tidak pasti, serangan berat di musim kemarau, juga menyerang polong.
Pengendalian: dengan kultur teknis, rotasi tanaman, penanaman serempak.

4. Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala: biji dirusak berlubang-lubang, hancur sampai 90%. Pengendalian: dengan membersihkan dan memusnahkan sisa-sisa tanaman tempat persembunyian hama.

Adapun penyakit pada tanaman kacang panjang, antara lain:
1.   Penyakit Antraknose (jamur Colletotricum lindemuthianum)
Gejala: serangan dapat diamati pada bibit yang baru berkecamabah, semacam kanker berwarna coklat pada bagian batang dan keping biji.
Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perlakuan benih sebelum ditanam dengan POC NASA dan membuang rumput-rumput dari sekitar tanaman.

2.   Penyakit Sapu (virus Cowpea Witches-broom Virus/Cowpea Stunt Virus.)
Gejala: pertumbuhan tanaman terhambat, ruas-ruas (buku-buku) batang sangat pendek, tunas ketiak memendek dan membentuk "sapu". Penyakit ditularkan kutu daun.
Pengendalian: gunakan benih sehat dan bebas virus, tanaman yang terserang dicabut dan dibakar.

3.   Layu Bakteri (Pseudomonas solanacearum)
Gejala: tanaman mendadak layu dan serangan berat menyeabkan tanaman mati.
Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perbaikan drainase dan mencabut tanaman yang mati.
h. Panen dan Pemasaran
1.  Panen
    Ciri-ciri polong siap dipanen adalah ukuran polong telah maksimal, mudah dipatahkan dan biji-bijinya di dalam polong tidak menonjol. Waktu panen yang paling baik pada pagi/sore hari. Umur tanaman siap panen 3,5 bulan sampai 4 bulan.
Cara panen pada tanaman kacang panjang tipe merambat dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam. Panen pertama dilakukan pada tanggal 28 Februari 2013, sebanyak 2 kg kacang panjang, sampai pemanenan terakhir rata-rata 5-9 kg.
2.   Pemasaran
Selepas panen, kacang panjang ditimbang dan diikat, lalu dipasarkan di pasar Banjarbaru. Kacang panjang dijual Rp. 2.000 per ikat.












III.       RENCANA USAHA

A.     Biaya Input
1.   Biaya Tetap
-      Sewa tanah                                                     = Rp 10.000,-           
2.Biaya Tidak Tetap
a.    Benih kacang panjang 1 bks @ Rp 27.000,- = Rp 27.000,-
b.   Turus  2  ikat @ Rp 8.000,-                = Rp  16.000,-
c.    Pupuk
-      kandang 3 karung @ Rp 10.000,-   = Rp 30.000,-
-      Urea 3 kg @ Rp 3.000,-                             = Rp   9.000,-
-      KCL 3 kg @Rp 3.000,-                             = Rp   9.000,- +
     Rp 48.000,-
3.   Biaya Penyusutan
-  Cangkul =        NB - NS
                              JUE
                  = Rp 50.000- -  Rp 20.000,-
24    bulan                                                            
=       Rp 30.000,-                                                                         
24    bulan                                                                          
 = Rp 1.250,-/bulan
Jadi, biaya penyusutan cangkul = Rp 1.250,- x 3 bulan
= Rp 3.750,-
 - Gembor        = Rp 25.000- Rp 10.000
24 bulan
= Rp 625,-/bulan
Jadi, biaya penyusutan gembor = Rp 625,- x 3 bulan
= Rp 1.875,-

4.   Biaya Tenaga Kerja
-      Pengolahan tanah                                         = Rp 20.000,-
-      Penanaman                                                  = Rp   5.000,-
-      Pemasangan turus                                         = Rp   8.000,-
-      Pemupukan                                                  = Rp 10.000,-
-      Penyiraman                                                  = Rp   5.000,-
-      Penyiangan                                       = Rp 10.000,- +
   Rp 58.000,-


Total input = 1+2+3+4
= Rp10.000,- +  Rp 48.000,- + Rp 5.625,- + Rp 58.000,-
= Rp 121.625,-




5.      Output
Perkiraan hasil panen kacang panjang mencapai 85%
Output =  125 ikat x Rp 2.000,-
             = Rp 250.000,-          

6.      Income/Keuntungan
Output - Input
= Rp 250.000,-   Rp 121.625,-
            = Rp 128.375,-

7.      O/I Rasio
Output   =   Rp 250.000,-
  Input          Rp 121.625,-

= 2,1
Menurut Ir Bambang Cahyono ( usaha tani kacang panjang )  bahwa, jika O/I Rasio > 1, maka usaha ini layak dikembangkan. Berdasarkan analisa diatas, O/I rasio yang dihasilkan adalah 2,1. Artinya setiap korbanan yang dikeluarkan sebesar Rp 1 mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1,1 ,-. Dengan demikian usaha tani kacang panjang ini layak untuk dikembangkan.



IV.              MASALAH DAN PENYELESAIAN

A. Masalah
1.      Hama dan penyakit yang muncul pada kacang panjang, disebabkan oleh cuaca yang ekstrim ( panas dan hujan ).
2.      Lokasi kegiatan PKA yang kurang tepat karena tanah tidak seimbang tinggi dan rendahnya yang menyebabkan saat hujan turun, diselokan bedengan kacang panjang terendam air.
3.      Pemeliharaan yang kurang maksimal terhadap tanaman kacang panjang.

B.     Penyelesaian
1.    Penyemprotan dengan insektisida Matador yang dicampur 15 L air yg dicampur dalam tangki handsprayer untuk disemprotkan pada tanaman kacang panjang yang dilakukan apabila telah timbul gejala hama dan penyakit pada kacang panjang.
2.    Membuat drainase/selokan untuk memperlancar aliran air agar bedengan tidak tergenang air hujan.
3.    Pemeliharaan tanaman sebaiknya dilakukan secara intensif setiap hari 2 kali (pagi dan sore), untuk menghasilkan tanaman yang baik.



V.     KESIMPULAN DAN SARAN

A.     Kesimpulan
1.      Faktor-faktor yang mempengaruhi usaha tani kacang panjang adalah dari segi tanah, segi sanitasi lahan, dan kegiatan pemeliharaan.
2.      Berdasarkan analisa diatas keuntungan yang didapatkan adalah Rp 128.375,- dengan perbandingan O/I rasio 2,1 setiap korbanan Rp 1,- biaya. Sehingga kacang panjang ini layak untuk dikembangkan.
3.      Seluk beluk usaha tani kacang panjang dimulai dari pemilihan benih, persiapan alat dan bahan, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen dan pemasaran.

B. Saran
1.      Pemeliharaan tanaman kacang panjang sebaiknya dilakukan secara teratur dengan penyiraman 2 kali sehari (pagi dan sore), supaya dapat  menghasilkan tanaman kacang panjang yang berkualitas dan terjamin.
2.      Penanaman benih kacang panjang, sebaiknya bedengan disiram terlebih dahulu supaya tanah lembab dan mudah untuk ditanam.




DAFTAR PUSTAKA
Haryanto, Eko, 2007. Teknik Cara Bertanam Kacang Panjang. Semarang: Intan Persada.
Kuriadi, Ahmad, 2000. Tanaman Kacang Panjang yang Menguntungkan. Jakarta: Sinar Tani.

Rahayu, Estu, 2007. Budidaya Kacang Panjang. Jakarta: Penebar Swadaya.



















Lampiran 1.  Kegiatan PKA


NO
Hari/Tgl
Kegiatan
Keterangan
1
senin,28 januari 2013
Mengolah bendengan
-
2
selasa, 29 januari 2013
Mengolah bendengan
-
3
Rabu, 30 januari 2013
Memupuk dasar serta pemberian kapur pada bedengan
-
4
Kamis, 31 januari 2013
Meratakan bedengan
-
5
Jum’at,1 febuari 2013
Pemasangan mulsa

6
Sabtu, 2 febuari 2013
Melobangi mulsa
-
7
Minggu, 3 febuari 2013
Menanam benih kacang panjang
-
8
Minggu,10  febuari 2013
Menyulam tanaman yang mati
Karena layu fusarium
9
Sabtu,16 febuari2013
Memupuk tanaman
Dengan pupuk urea
10
Minggu,17 febuari 2013
Pemasangan turus
-
11
Minggu,24 febuari 2013
Penyemprotan insektisida
insektisida matador
12
Kamis, 28 febuari 2013
Panen kacang panjang ke-1
2 kg
13
Selasa,5 maret 2013
Panen kacang panjang ke-2
4 kg
12
Sabtu,9 maret 2013
Panen kacang panjang ke-3
2 kg
13
Jum’at,15 maret 2013
Pemupukan susulan
Pupuk KCL
14
Rabu,20 maret 2013
Panen kacang panjang ke-4
3 kg
15
Sabtu,23 maret 2013
Menyemprot insektisida
insektisida curacron
16
Selasa,19 maret 2013
Panen kacang panjang ke-5
2 kg
17
Sabtu,23 maret 2013
Panen kacang panjang ke-6
5.5 kg
18
Rabu,27 maret 2013
Panen kacang panjang ke-7
4 kg
19
Selasa,2 april 2013
Panen kacang panjang ke-8
9 kg
20
Sabtu, 6 april 2013
Panen kacang panjang ke-9
11 kg
21
Rabu, 20 april 2013
Panen kacang panjang ke-10
6 kg
22
Kamis, 25 april 2013
Panen kacang panjang ke-11
5 kg
23
Selasa, 30 april 2013
Panen kacang panjang ke 12
4 kg






























Lampiran 2. Dokumentasi Kegiatan

           Gambar. Pembuatan bedengan



Gambar. Pemupukan dan pengapuran



               Gambar. Pemasangan mulsa






      Gambar. Membuat lubang pada mulsa



                Gambar. Pemasangan turus



         Gambar. Pengikatan tali pada turus








                        Gambar. Pemanenan

1 komentar:

  1. JANGAN LEWATKAN PROMO MENARIK DARI KAMI

    HUBUNGI KONTAK Kami
    BBM : D8E23B5C
    WHAT APPS : +85581569708
    LINE : togelpelangi
    WE CHAT : togelpelangi
    LIVE CHAT 24 JAM : WWW-ANGKAPELANGI-NET

    Ayo coba keberuntungan anda
    jutaan rupiah menunggu anda

    BalasHapus